Post Top Ad

Kondisi Kesehatan yang Menyebabkan Pusar Berdarah


Mengalami pusar berdarah memang bukan urusan yang umum terjadi. Saat terdapat bagian tubuh yang berdarah tandanya terdapat yang salah pada tubuh Anda, terlebih andai disertai dengan fenomena lainnya. Begitu pun andai Anda merasakan perdarahan pada pusar. Ada sejumlah hal yang seringkali menjadi penyebab kenapa pusar dapat berdarah. Bagi lebih jelasnya, simak pembahasan berikut.

Berbagai penyebab pusar berdarah

Pusar berdarah dapat diakibatkan oleh situasi kesehatan tertentu, dari infeksi sampai gangguan desakan darah. Lalu, apa saja penyebab pusar berdarah?

1. Infeksi

Infeksi pada pusar dapat menyebabkan pusar berdarah. Biasanya infeksi diakibatkan oleh sekian banyak  hal. Namun, penyebab infeksi yang sangat umum merupakan kebersihan yang buruk.

Dikutip dari Healthline, pusar dapat menjadi sarang untuk hampir 70 jenis bakteri. Daerahnya yang gelap, hangat, dan lembap menjadikan pusar lokasi yang sempurna guna bakteri tumbuh dan berkembang biak.

Jadi tidak mempedulikan pusar kotor dan tidak pernah dibersihkan dapat membuat bakteri terus berkembang biak sampai mengakibatkan sekian banyak  jenis infeksi dari yang ringan sampai parah. Di samping itu, mengerjakan tindik pusar juga dapat menjadi di antara penyebab infeksi yang bakal berujung pada pusar berdarah.

Gejala infeksi pusar

Gejala yang ditunjukkan seringkali berbeda-beda cocok dengan penyebab infeksi. Adapun fenomena umum yang seringkali dirasakan, yaitu:
  • Pusar terasa lembut, hangat, dan nyeri ketika disentuh
  • Kemerahan dan bengkak di unsur dalam atau di dekat area pusar
  • Gatal, kesemutan, dan terdapat sensasi terbakar
  • Keluarnya nanah dari pusar
  • Cairan berbau busuk yang tampak berwarna putih, kuning, hijau, abu sampai coklat
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Perdarahan pada pusar
Saat pusar merasakan perdarahan disebabkan infeksi, Anda dapat saja mengalami sejumlah atau bahkan semua fenomena tersebut, tergantung pada penyebab infeksinya. Dokter seringkali akan mengerjakan pemeriksaan jasmani dengan mengambil sejumlah material dari pusar dengan kapas untuk menggali tahu penyebab infeksi.

Jika telah diketahui penyebabnya, seringkali dokter bakal merekomendasikan kita untuk mengerjakan pola hidup sehat tergolong menjaga kesucian pusar. Jika infeksi yang terjadi lumayan parah maka dokter bakal memberikan sejumlah obat-obatan yang sesuai, baik oral (minum) maupun oles yang seringkali dipakaikan secara langsung pada unsur yang terinfeksi.

2. Endometriosis umbilikalis primer

Endometriosis umbilikalis primer ialah kondisi jaringan yang seringkali melapisi rahim, malah tumbuh dan hadir di pusar. Kondisi ini terbilang langka namun dapat menyebabkan perdarahan pada pusar.

Gejala endometriosis umbilikal primer

  • Pusar berdarah
  • Rasa sakit di dekat pusar
  • Perubahan warna pusar
  • Pembengkakan pada pusar
  • Benjolan atau bintil dekat atau pada pusar
Untuk memahami penyebab perdarahan pada pusar kita apakah diakibatkan oleh endometriosis umbilikalis primer atau bukan, dokter akan mengerjakan serangkaian tes yang tergolong ultrasound, CT scan, atau MRI.

Alat pencitraan ini dapat menolong dokter untuk mengecek massa sel atau benjolan di sekitar pusar. Biasanya situasi ini terjadi pada perempuan yang merasakan endometriosis.

Setelah mengerjakan serangkaian tes, andai Anda positif mengidap situasi ini maka dokter seringkali akan meminta Anda mengerjakan operasi guna mengusung benjolan atau merekomendasikan terapi hormon.

3. Hipertensi portal

Hipertensi portal ialah peningkatan desakan darah di dalam vena portal, yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari organ pencernaan ke hati. Jika pembuluh darah di hati terhambat dampak adanya kehancuran hati, maka darah tidak bisa mengalir dengan baik melewati hati.

Akibatnya, ada penambahan tekanan darah di dalam vena portal yang dapat membuat vena melebar dan membesar (varises) di dalam kerongkongan, lambung, anus, dan pusar. Jika dibiarkan, vena yang melebar dan membesar ini bisa pecah dan berdarah dan dapat mengakibatkan komplikasi yang berpotensi menakut-nakuti jiwa. Penyebab sangat umum dari situasi ini merupakan sirosis hati.

Gejala hipertensi portal

  • Pembengkakan perut
  • Feses yang berwarna hitam atau gelap yang barangkali terjadi dampak adanya perdarahan di drainase pencernaan
  • Muntah berwarna hitam
  • Sakit perut
Biasanya andai dokter mengasumsikan perdarahan di pusar Anda disebabkan oleh hipertensi portal, seringkali akan dilaksanakan serangkaian tes tergolong CT scan, MRI, ultrasound, dan biopsi hati. Dokter pun akan mengerjakan pemeriksaan jasmani dan menyaksikan riwayat medis Anda.

Tes darah juga dapat digunakan untuk mengecek jumlah trombosit dan sel darah putih Anda. Pasalnya, penambahan jumlah trombosit dan penurunan jumlah sel darah putih dapat menjadi pertanda pembengkakan limpa.

Jika diagnosis sudah dilaksanakan dokter akan menyerahkan obat-obatan tertentu guna menurunkan desakan darah pada vena portal. Di samping itu, andai Anda merasakan perdarahan yang parah maka transfusi darah barangkali dilakukan.

Setelah mengetahui sekian banyak  penyebabnya, maka tidak boleh sepelekan andai Anda merasakan perdarahan di pusar. Anda butuh segera datang ke dokter bila:

Pusar terasa nyeri, kemerahan, dan hangat andai disentuh
Benjolan di dekat pusar
Pusar berbau dan menerbitkan nanah
Jika hal-hal itu disertai dengan feses atau muntah yang berwarna gelap tandanya Anda memerlukan perawatan medis segera sebab telah terjadi perdarahan di sistem pencernaan Anda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

My Instagram